ARTIKEL MAHASISWA MUDA TENTANG KISAH NABI ADAM AS


Kisah Nabi Adam




Nama:Ahmad Fuady

Dosen Pengajar: Hendri Firmansyah, M.


PROGRAM STUDI MANAJEMEN DAKWAH
FAKULTAS USHULUDIN ADAB DAN DAKWAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
BENGKULU
2019


                                                KATA PENGANTAR       

Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT.  Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW.  Berkat  limpahan  dan rahmat-Nya penyusun  mampu  menyelesaikan  tugas  makalah ini guna memenuhi tugas  mata kuliah Sejarah Dakwah. Agama  sebagai  sistem  kepercayaan  dalam  kehidupan  umat  manusia  dapat  dikaji  melalui  berbagai  sudut  pandang.  Islam  sebagai  agama  yang  telah  berkembang  selama  empat  belas  abad  lebih  menyimpan  banyak  masalah  yang  perlu  diteliti,  baik  itu  menyangkut  ajaran  dan  pemikiran  keagamaan  maupun  realitas  sosial,  politik,  ekonomi  dan  budaya.














DAFTAR ISI

Kata pengantar ……………………………………………………………………….1         
Daftar isi ……………………………………………………………………………..2    
Bab I
pendahuluan…....…………………………………………………………………….  3


.A. Latar belakang ……………………………………………………………....4
.B. Tujuan penulisan …………………………………………………………….5
Bab II Pembahasan …………………………………………………………………...6


.A.  Awal mula nabi Adam ………………………………………………………7
.B. Adam dan Hawa di bumi …………………………………………………….8
.C. Mengembangkan keturunannya ……………………………………………...9
.D. Pembunuhan yang Pertama…………………………………………………..10
.E. Keturunan Adam menguasai Bumi ………………………………………….11

Bab III Penutup…………………………………………………………………….....12
 .A. Kesimpulan …………………………………………………………………13
Daftar Pustaka ………………………………………………………………………..14





BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
       Nabi Adam adalah manusia pertama yang di turunkan Allah ke planet bumi. Sudah sepantasnya tahu,mengerti bagaimana kisah perjalanan dakwah nabi Adam di masa hidupnya.
Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang, maka dalam makalah ini saya akan membahas tentang perjalanan dakwah nabi Adam sebagai manusia pertama dan wanita pertama yang diciptakan Allah sebagai pendamping Adam, yakni Hawa.
B. Tujuan Penulisan
        Mungkin banyak diantara kita yang masih belum mengetahui betul riwayat hidup dan dakwah nabi Adam a.s dan hawa, oleh sebab itu makalah ini ditujukan untuk lebih mengetahui sejarah dakwah manusia pertama di bumi.














BAB II
PEMBAHASAN
A.  Awal mula nabi Adam
      Pada suatu masa seluruh jagat raya ini tidaklah ada. Atas kehendak-Nya Allah menciptakan langit dan bumi serta segala isinya, kemudian Allah menciptakan manusia dari segumpal tanah. Kisah penciptaan Adam as dimulai dari dialog antara Allah dan para malaikat.
Allah menciptakan adam dengan tangannya sendiri. Adam di bentuk dari segumpal tanah liat dan lumpur hitam, bentuknyapun sangat sempurna dan indah. Setelah bentuk Adam selesai di ciptakan oleh Allah, tuhan lalu meniupkan roh-Nya Adam pun mempunyai nyawa dan diapun mulai hidup bergerak-gerak.
B. Adam dan Hawa di bumi
     Allah maha pengasih, maha ampun. Kesalahan Adam dan Hawa itu di ampuni oleh Allah. Taubatan di terima. Adam mohon pengampunan dengan kesadaran yang tinggi. Ia berjanji tidak akan melanggar perintah Allah lagi. Karena kesadarannya itu Tuhan lalu menjadikan Adam seorang nabi. Nabi adalah yang akan menyampaikan dan melaksanakan kehendak Allah di bumi.
Sejak akan di ciptakan, memang Tuhan telah berkehendak bahwa manusia akan menjadi pimpinan dan pengatus planet bumi. Bumi telah lama terbentang.disana laut dan sungai sungai sudah lama menanti. Hutan dan gunung-gunung, pohon-pohon dengan segala binatang dan burung-burungnya sudah lama menunggu. Bumi yang penuh kekayaan untuk kehidupan, sesungguhnya telah lama menanti kedatangan Adam. Adam dan turunannya yang akan memimpin, mengolah, melestarikan kehidupan di bumi. Bumi yang penuh dengan tanda kebesaran dan keagungan Allah.
Alam sekitar mereka merupakan tangan. Dan mereka harus tetap berjaung harus tetap hidup. Tantangan yang mereka hadapi itu menggerakkan akal mereka. Dengan tuntunan akal itu mereka berbuat segala sesuatu yang baik untuk kehidupan mereka.
Adam dan Hawa harus bekerja keras. Mereka harus memeras keringat, memeras otak dan fikiran. Persis seperti yang di firnmankan Allah kepada mereka sebelum keberngkatan mereka dari surge
C. Mengembangkan keturunannya
    Salah satu kewajiban Adam dan Hawa  yang di tetapkan oleh tuhan di bumi ialah mengembangkan keturunan. Setelah setahun sejak hari pertama mereka menginjak kaki di bumi, Hawapun melahirkan. Kelahiran pertama manusia di bumi itu terdiri dari dua anak kembar. Satu laki laki satu perempuan. Adam beri nama Qabil kepada yang laki-laki, Iqlima nama yang perempuan. Qabil adalah yang tertua karena dialah yang lebih dulu melihat bumi. Baru susul oleh iqlima. Adam as dan Hawa as Allah karuniakan keturunan yang banyak dengan setiap kelahiran kembar laki-laki dan perempuan sebanyak 20 kali kehamilan, dan Adam as menjodohkan keturunannya secara bersilang
Adam dan Hawa lalu memangil putra-putranya. Adam memberitahukan, bahwa sudah tiba saatnya bagi Qabil  untuk membuat keluarga baru. Keduanya pun setuju, karena sudah menjadi keinginan mereka. Fitrah mereka sebangai sebagai manusia sudah meninginkan seorang wanita untuk di jadikan istri.
Akan tetapi, waktu Adam memberitahukan petuntuk yang dia terima dari Allah, Qabil menolak beristrikan Labuda, karena Iqlima lebih cantik. Saat itulah Iblis mulai mendekati Qabil. Qabil terus di pengaruhinya, agar ia jangan melepaskan Iqlima yang cantik molek itu.
Kenyataannya, memang Iqlima lebih cantik dari Labuda. Sekalipun keduanya sama-sama di lahirkan oleh ibu yang sama, tapi kecantikan mereka berbeda. Qabil telah dikuasai hawa nafsunya. Nafsu ingin memiliki dan menguasai kecantikan. Dari pintu nafsu inilah Iblis masuk. Qabil terus dipengaruhinya.



D. Pembunuhan yan pertama
     Adam dan Hawa mengingatkan Qabil agra menerima perkawinannya dengan Labuda,karena itu adalah kehendak Allah. Diingatkan oleh Adam, agar Qabir hati-hati terhadap tipuan daya Iblis. Menolak perkawinan dengan Labuda,berate menolak kehendak Allah. Perbuatan itu akan merugikan dirinya dan membuat nya sengsara. Tapi, segala bujukan itu tidak  membuat Qabil mengubah pikirannya. Ia malah bersikeras untuk mengambil Iqlima menjadi istrinya.
Adam akhirnya mengambil sesuatu kebijaksanaan. Persoalannya diserahkan ke pada Tuhan. Adam tidak mau mengadakan pemaksaan kepada anaak nya, sebab itu akan menimbulkan perpecahan.
Tatkala Adam pula mengetahui apa yang terjadi. Qabil lalu lari, takut sekali mendengar suara ayahnya. Qabil melarikan diri. Ia masuk hutan, takut, cemas, dan gelisah menguasai dirinya. Serasa seluruh isi bumi menuduhnya sebagai pembunuh. Qabil itu berlari. Tapi perasaan berdosa itu mengejarnya.
Adam dan Hawa sangat bersedih atas peristiwa itu. Namun keduanya tetap. Mereka memohon ampunan dan bimbingan Allah.
E. Keturunan Adam menguasai bumi
     Pada waktunya anak-anak adam bentuk keluarga sendiri. Anak-anak Adam itu beranak pula. Adam pun punya cucu. Cucu-cucu Adam itu punya anak pula. Seterusnya punya cucu pula. Dengan demikian keturunan Adam terus berkembang. Maka dalam tempo lima ratus tahun saja dunia ini sudah mulai ramai.
Anak cucu Adam itu berpindah-pindah. Mereka mencari tempat yang baik untuk tempat tinggal mereka. Mereka menjalani benua, mengarungi lautan, menyebar ke seluruh permukaan bumi. Planet bumi akhirnya di penuhi oleh manusia, keturunan Adam dan Hawa.
Untuk menuntun manusia ke jalan yang benar, yaitu kembali ke jalan Allah, Tuhan mengutus Nabi-nabi. Nabi-nabi itu diutus Tuhan kepada manusia untuk menyampaikan kehendak Allah. Nabi itu memperoleh petunjuk Allah dengan perantara para malaikat. Nabi pertama yang dikirim Allah setelah Nabi Adam wafat ialah Nabi Syis kemudian Nabi Idris. Sesudah Nabi Idris lalu disusul oleh Nabi Nuh.
Para Nabi itu diutus Allah untuk mengingatkan manusia. Allah menepati janjinya kepada Adam. Keturunan Adam yang mengikuti petunjuk para Nabi itu akan selamat dari tipu daya Iblis. Mereka yang tidak mengikutinya mendapat celaka dan merugi.
Semua manusia, anak cucu Nabi Adam itu, pada hari kiamat nanti akan dipanggil menghadap Allah. Semuanya akan dimintai pertanggungjawaban tentang apa yang mereka lakukan lakukan selama di bumi.











BAB III

                                                                         PENUTUP
A.  Kesimpulan
      Dari pembahasan di atas kita dapat mengetahui riwayat dan perjalanan dakwah nabi Adam yang juga manusia pertama yang sempat menikmati surga tetapi harus diturunkan ke bumi karena rayuan Iblis. Dan kerja keras Adam untuk berdakwah.


Komentar